Bandar Lampung, IDN Times - Rumah Produksi Genia Visinema kembali memproduksi film layar lebar berjudul "Rindu Arini". Film disutradarai Rizqon Agustia Fahsa ini bakal menggunakan Bahasa Lampung sebagai upaya melestarikan bahasa daerah yang semakin terpinggirkan.
"Film ini menjadi salah satu bentuk kepedulian terhadap budaya lokal yang kian tergerus modernisasi. Sekaligus menghadirkan kisah inspiratif tentang perjuangan dan impian," kata Rizqon kepada awak media, Kamis (6/2/2025).
Sebagai seorang sineas, Rizqon menekankan selalu percaya film memiliki kekuatan lebih dari sekadar hiburan. Menurutnya, film bisa menjadi alat untuk menyuarakan hal lebih besar yang mungkin terpinggirkan dalam arus globalisasi yang semakin deras.
"Rindu Arini" adalah manifestasi dari kegelisahan saya terhadap kepunahan bahasa daerah, khususnya bahasa Lampung," kata sutradara Ayudia dan Jalan Pulangnya ini.