Film-film besar tak selalu membawa kesuksesan bagi sutradara di baliknya. Ada beberapa karya meskipun berkualitas tinggi, justru menjadi malapetaka bagi karier sutradaranya.
Kritik tajam, penolakan publik, dan kesalahan produksi sering kali membuat sebuah film diabaikan atau dikecam hingga mengancam reputasi para sutradara tersebut. Terkadang film-film ini akhirnya mendapatkan penghargaan dan menjadi karya klasik setelah bertahun-tahun.
Namun, luka yang ditimbulkannya tetap membekas pada sang sutradara. Ada yang merasa kecewa dan memilih untuk berhenti menyutradarai, ada juga yang kehilangan dukungan industri hingga tak lagi diberi kesempatan besar. Kira-kira apa yang terjadi, ya?