Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Santri dan fatayat (santriwati) Pondok Modern Daarul Ikrom (PMDI) Kedondong Kabupaten Pesawaran. (Dok. PMDI).
Santri dan fatayat (santriwati) Pondok Modern Daarul Ikrom (PMDI) Kedondong Kabupaten Pesawaran. (Dok. PMDI).

Pesawaran, IDN Times - Sebanyak 30 santri dan fatayat (santriwati) Pondok Modern Daarul Ikrom (PMDI) Kedondong Kabupaten Pesawaran tercatat menunjukkan peningkatan dalam aktivitas belajar pasca menerima beasiswa dari Badan Zakat Nasional (Baznas).

Hal itu terlihat dari nilai santri dan fatayat yang menerima beasiswa. Peningkatan nilai terlihat signifikan dan akan berpengaruh saat menghadapi ujian Syammil atau ujian akhir nantinya. 

1. Diharapkan raih hasil maksimal SNBT

Ilustrasi belajar (pexels.com/ lil artsy)

Direktur Ma'had Tarbiyah Islamiyah Al 'Ashriyah (MTIA), Muhammad Rizky Ananda Lubis menjelaskan, beasiswa diterima santri dan fatayat harapannya dapat dimanfaatkan sebaik mungkin. Harapannya, mereka meraih hasil maksimal saat mengikuti Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) untuk memasuki Perguruan Tinggi (PT).

"Tujuannya agar anak-anak kami mudah dan meraih hasil maksimal saat mengikuti tes memasuki perguruan tinggi. Jadi kami berharap hal ini dimanfaatkan sebaik mungkin," kata Rizky dalam keterangan resmi kepada IDN Times, Rabu (11/3/2025).

2. Beasiswa kepada santri dan fatayat berprestasi dan kurang mampu

ilustrasi beasiswa (pexels.com/Gül Işık)

Rizky mengatakan, peningkatan nilai juga terlihat dari hasil tryout santri dan fatayat. "Hasilnya cukup memuaskan. Setelah mengikuti bimbel, nilai anak-anak ada yang masuk peringkat sepuluh besar nasional," ujarnya.

Diketahui, PMDI menyalurkan beasiswa kepada santri dan fatayat. Beasiswa itu disalurkan kepada 30 santri dan fatayat yang berprestasi dan kurang mampu.

3. Apa saja beasiswa diterima?

Santri dan fatayat (santriwati) Pondok Modern Daarul Ikrom (PMDI) Kedondong Kabupaten Pesawaran. (Dok. PMDI).

Diberitakan, pemberian beasiswa diberikan langsung oleh Mudir PMDI, Ikromi Saputra, Senin (13/1/2025) lalu. Beasiswa tersebut disalurkan kepada santri dan fatayat kelas VI yang akan melanjutkan pendidikannya ke jenjang perguruan tinggi.

"Ini program Baznas. Kita hanya menyalurkan. Beasiswa ini diperuntukkan bagi santri aktif berprestasi dan atau dari kalangan dhuafa," urainya.

"Bentuk beasiswanya itu bimbingan belajar persiapan masuk perguruan tinggi. Selain bimbel, ada juga atribut, alat tulis dan lain sebagainya," jelas Rizky.

Editorial Team