ilustrasi bulan puasa (IDN Times/Mardya Shakti)
Menurut Annisa, hasil perhitungan menunjukkan 29 Maret 2025 atau 29 Ramadan 1446 H, hilal berada di bawah horison saat Matahari terbenam, dengan ketinggian -02°:36′:00″. Selain itu, hilal juga belum mencapai konjungsi dengan Matahari.
"Dengan kondisi ini, hilal tidak memenuhi kriteria visibilitas hilal Neo MABIMS, sehingga kemungkinan besar Ramadan digenapkan menjadi 30 hari,” ujarnya.
Lebih lanjut Annisa menjelaskan, pada 30 Maret 2025 atau 30 Ramadan 1446 H, hilal diprediksi sudah berada di atas horison barat saat Matahari terbenam. Berdasarkan perhitungan OAIL, pada pukul 18:06 WIB, umur hilal mencapai 22 jam 42 menit dengan ketinggian +09°:10′:16″ serta elongasi +13°:39′:09″. Bulan diperkirakan terbenam pada pukul 18:50 WIB.