Comscore Tracker

7 Film Indonesia Hasil Remake Film Luar Negeri, Bisa Tebak?

Dua film tayang tahun ini!

Bandar Lampung, IDN Times - Karya dari industri perfilman Indonesia memang sudah tidak diragukan lagi. Sudah banyak film-film Indonesia diakui kualitasnya oleh negara lain. Namun selain karya orisinil, beberapa rumah produksi film Indonesia rupanya banyak lho membuat ulang atau mengadaptasi beberapa film dari luar negeri.

Meski ide dan alur cerita sudah didapat, melahirkan karya yang asalnya bukan berlatar belakang Indonesia tentu harus melakukan proses penyesuaian yang matang dengan budaya-budaya yang ada di dalam negeri. Sehingga tercipta film yang apik dan enak ditonton.

Berikut 7 film Indonesia hasil remake film luar negeri telah digarap oleh rumah produksi Indonesia.

1. Hello Ghost (2022)

7 Film Indonesia Hasil Remake Film Luar Negeri, Bisa Tebak?Poster Hello Ghost. (IDN Times/Istimewa).

Hello Ghost versi Indonesia rencananya akan tayang di layar lebar 20 Oktober 2022. Film ini diadaptasi dari film Korea Selatan judul sama 2010. Meski melibatkan hantu dalam ceritanya, film ini jauh dari kata seram karena bergenre keluarga. Selain itu film ini juga memiliki plot twist tak terduga diakhir cerita.

Menceritakan tentang kisah seorang pemuda bernama Kresna (Onadio Leonardo) yang secara tiba-tiba ditempeli oleh arwah penasaran. Tak hanya satu, tapi ada empat hantu yang menginginkan Kresna untuk memenuhi keinginan terakhir mereka masing-masing.

2. Miracle In Cell Number 7 (2022)

7 Film Indonesia Hasil Remake Film Luar Negeri, Bisa Tebak?Poster Miracle In Cell No.7. (IDN Times/Istimewa).

Mendapuk Vino G Sebastian untuk memerankan tokoh Lee Young Gu versi Indonesia, film ini begitu dinanti. Selain versi Koreanya sudah sangat populer di Indonesia, Vino juga dinilai dapat memerankan karakter seorang ayah yang memiliki keterbelakangan mental dengan baik. Tak hanya di Indonesia, Miracle In Cell No.7 juga diadaptasi oleh beberapa negara lain di antaranya Turki dan Brunei Darussalam.

Menceritakan Dodo Rozaq, orang tua tunggal dari anak perempuan cantik bernama Kartika. Dodo dituduh melakukan pembunuhan terhadap seorang bocah perempuan seusia anaknya.

Namun selama proses penahanan, Dodo sangat merindukan anak perempuannya. Sehingga teman-teman di sel nomor 7 ini membantu Dodo untuk bertemu anaknya kembali dengan membawa gadis itu ke dalam sel.

Meski versi Indonesianya sudah digembar-gemborkan sejak 2019 lalu dan menyelesaikan proses syuting. Pemutaran film ini ke layar lebar terus ditunda akibat pandemik COVID-19.

Tapi buat kamu yang terus menunggu kapan film ini tayang jangan khawatir, karena Falcon Pictures sudah mengeluarkan pernyataan resmi terkait penayangan film ini yaitu 8 September 2022 mendatang.

Baca Juga: Fakta Unik Film Barbie dan Oppenheimer, Tayang Barengan!

3. Sweet 20 (2017)

7 Film Indonesia Hasil Remake Film Luar Negeri, Bisa Tebak?Poster Sweet 20 dan Miss Granny. (IDN Times/Istimewa).

Sweet 20 merupakan film garapan 2017 lalu, yang meremake film asal Korea Selatan berjudul Miss Granny atau 수상한 그녀 pada 2014. Tak hanya Indonesia, Miss Granny juga banyak diadaptasi oleh berbagai negara lain seperti China, Jepang, Thailand, dan Vietnam.

Film ini menceritakan tentang seorang nenek bernama Fatmawati yang menemukan fakta bahwa keluarganya terutama menantu dan cucunya tidak begitu menyukainya. Fatmawati yang sedih akan hal tersebut berjalan-jalan dan menemukan sebuah studio foto dan ingin mengabadikan dirinya dalam sebuah foto.

Begitu terkejutnya Fatmawati ketika dia kembali menuju rumahnya, karena wajah dan tubuhnya berubah kembali ke dirinya ketika berusia 20 tahun.

4. Bebas (2019)

7 Film Indonesia Hasil Remake Film Luar Negeri, Bisa Tebak?Poster Bebas dan Sunny. (IDN Times/Istimewa).

Masih mengadaptasi film dari negara yang terkenal dengan K-Popnya ini, Bebas mengadaptasi film beralur maju mundur berjudul Sunny pada 2011.

Menceritakan sekelompok remaja tergabung dalam geng bernama Bebas. Berbeda dengan versi aslinya, di versi Indonesia geng tersebut mempunyai satu anggota laki-laki, dan beranggotakan 6 orang. Namun pada film Sunny terdapat 7 anggota geng, yang semuanya adalah perempuan.

5. Love You… Love You Not (2015)

7 Film Indonesia Hasil Remake Film Luar Negeri, Bisa Tebak?Poster Love You… Love You Not dan I Fine, Thank You Love You. (IDN Times/Istimewa).

Kali ini ada Love You… Love You Not, film Indonesia adaptasi dari negeri gajah putih, Thailand berjudul I Fine… Thank You, Love You (2014). Film yang dibintangi Chelsea Islan dan Hamish Daud ini menceritakan kisah seorang pemuda bernama Juki yang menjalin kasih dengan seorang gadis Thailand bernama Suchin. 

Mereka yang selama ini hanya berkomunikasi dengan bahasa tubuh karena Juki tak bisa berbahasa Inggris harus berpisah karena Suchin pergi ke Amerika. Juki yang tak terima dengan hal tersebut berencana menyusul Suchin ke Amerika.

Oleh karenanya, sembari mengumpulkan uang untuk pergi, Juki ingin belajar bahasa Inggris secara private dengan Amira agar bisa bicara langsung dengan mantan kekasihnya.

Seperti pepatah Jawa, Witing Tresno Jalaran Seko Kulino. Tak disangka, semakin seringnya mereka bertemu, muncul benih-benih cinta diantara Amira dan Juki.

6. Cinta Itu Buta (2019)

7 Film Indonesia Hasil Remake Film Luar Negeri, Bisa Tebak?Poster Cinta itu Buta dan Kita Kita. (IDN Times/Istimewa).

Cinta itu Buta merupakan film romantis berlatar Kota Busan, Korea Selatan yang diadaptasi dari Film Filipina berjudul Kita Kita (2017). Menceritakan seorang gadis Indonesia bernama Diah, seorang pemandu wisata di daerah Gamcheon, Busan dan memiliki tunangan bernama Chae In Woo.

Namun melihat tunangannya berselingkuh dengan sahabatnya sendiri membuat Diah mengalami trauma dan didiagnosa buta sementara oleh dokter.

Diah yang seperti sudah kehilangan arah hidupnya bertemu seorang pemuda asal Indonesia bernama Nik. Pertemuan itu membuat Diah seperti menemukan cahaya kembali, hidupnya berangsur ceria sejak Nik muncul, membuat Diah jatuh cinta pada permuda tersebut.

7. Sunyi (2019)

7 Film Indonesia Hasil Remake Film Luar Negeri, Bisa Tebak?Poster Sunyi dan Whispering Corridors. (IDN Times/Istimewa).

Sunyi merupakan film horor diadaptasi dari film Korea Selatan berjudul Whispering Corridors (1998). Film ini menceritakan tentang sebuah sekolah elit unggulan selalu menghasilkan lulusan terbaik.

Namun dibalik image sekolah itu yang baik, ternyata budaya senioritas di sekolah tersebut sangat kejam. Siswa kelas satu diperlakukan tidak elok oleh kakak kelasnya, bahkan kabarnya ada tiga siswa yang pernah mati karena perundungan.

Alex merupakan salah satu siswa korban bully di sekolah tersebut. Ia diminta oleh kakak kelasnya untuk melakukan banyak hal dan ritual pemanggilan arwah.

Hal itu dikarenakan Alex merupakan anak dari seorang paranormal. Namun setelah ritual tersebut dilakukan, banyak hal aneh terjadi dan dua orang dari geng yang membully Alex meninggal secara misterius.

Itulah film Indonesia hasil remake film luar negeri telah digarap oleh rumah produksi Indonesia. 

Baca Juga: Film Misteri dan Horor dengan Plot Twist Terbaik, Bikin Mindblowing!

Topic:

  • Rohmah Mustaurida
  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya