Gulai Taboh (instagram.com/cikwo.kulinerlampung)
Biar menu buka puasa kamu makin beragam, yuk cobain masakan khas Lampung Gulai Taboh. Sekilas tampilannya mirip sayur berkuah santan, tetapi cita rasanya jauh lebih kaya karena memadukan berbagai bahan seperti udang, sayuran, serta rempah-rempah khas Nusantara.
Kuahnya yang gurih dengan aroma serai, lengkuas, dan daun salam membuat hidangan ini terasa hangat dan menggugah selera. Biasanya gulai taboh disajikan sebagai lauk pendamping nasi hangat.
Isinya pun beragam, mulai dari udang, jagung, ubi rambat hingga kacang panjang yang membuat rasanya semakin lengkap. Perpaduan santan yang gurih, sedikit pedas dari cabai, serta aroma segar daun kemangi menjadikan masakan tradisional Lampung ini cocok dinikmati bersama keluarga.
Bahan-bahan :
300 gram udang sedang, kupas dan sisakan ekornya
100 gram ubi rambat kuning, potong dadu ukuran 2x2 cm
100 gram jagung muda, iris serong
100 gram kacang panjang, potong sekitar 2 cm
100 gram jagung manis, pipil
1 genggam daun kemangi
1000 ml santan (dari 1 butir kelapa)
4 buah cabai merah, iris serong
2 lembar daun salam
1 batang serai, memarkan
½ ruas lengkuas, memarkan
½ sendok teh terasi
½ sendok teh garam
Gula pasir secukupnya
Minyak goreng secukupnya untuk menumis
Cara membuatnya :
Didihkan santan bersama daun salam, serai, lengkuas, dan terasi sambil diaduk perlahan agar santan tidak pecah.
Masukkan jagung manis pipil, ubi rambat, garam, dan gula pasir. Masak hingga ubi setengah matang.
Sementara itu, panaskan sedikit minyak lalu tumis cabai merah hingga harum. Masukkan udang dan masak hingga berubah warna. Tuangkan tumisan udang ke dalam rebusan santan, lalu aduk hingga tercampur rata. Masukkan jagung muda dan kacang panjang, masak hingga semua bahan matang.
Terakhir, tambahkan daun kemangi, aduk sebentar lalu angkat. Gulai taboh paling nikmat disajikan selagi hangat bersama nasi putih. Perpaduan rasa gurih, pedas, dan aroma rempah membuat hidangan ini menjadi salah satu kuliner tradisional Lampung yang sayang untuk dilewatkan.