Sate Luwes Lampung (Instagram/sateluwes)
Sejak pertama kali berdiri pada 1983, Sate Luwes dikenal dengan menu satenya memiliki rasa khas dan tetap konsisten hingga sekarang. Tak banyak rumah makan yang mampu mempertahankan kualitas selama puluhan tahun.
Namun Sate Luwes membuktikan resep dan racikan bumbu tradisional dipertahankan dengan baik menjadi kunci utama kesuksesannya. Tak heran jika tempat ini selalu ramai dan jarang terlihat sepi pengunjung.
Menu best seller tentu saja sate ayam dan sate kambingnya. Kedua pilihan sate ini disajikan dengan dua varian bumbu menggoda selera.
Pertama, bumbu kacang khas Solo yang medok, kental, dan kaya rasa. Bumbu ini meresap hingga ke dalam daging, menciptakan sensasi gurih begitu terasa di setiap gigitan.
Kedua, ada pilihan bumbu kecap dengan irisan cabai dan bawang merah melimpah, menghadirkan perpaduan rasa pedas, manis, dan gurih seimbang.
Membuat sate di sini semakin istimewa adalah kualitas dagingnya. Potongan dagingnya tebal, full daging tanpa gajih atau lemak.
Teksturnya lembut, tidak alot, dan tidak berbau amis, sehingga nyaman dinikmati bahkan bagi kamu jika biasanya kurang menyukai olahan kambing. Proses pembakarannya pun pas, menghasilkan aroma smokey menggoda tanpa membuat daging menjadi kering.
Sate Luwes juga menghadirkan beragam menu tradisional kaya rempah tak kalah nikmat. Ada sop iga dengan kuah gurih dan segar, gulai kambing dengan kuah santan kaya bumbu, serta tongseng ayam dan tongseng kambing dengan cita rasa manis-gurih khas Solo.
Porsi dagingnya pun terkenal royal, sehingga membuat pelanggan benar-benar merasa puas setiap kali makan di sini.