ilustrasi bubuk kopi (pexels.com/Tony Wu)
Kabupaten Way Kanan patut diperhitungkan sebagai salah satu daerah penghasil kopi utama di Provinsi Lampung. Mengacu pada data Badan Pusat Statistik (BPS) tahun 2022, Way Kanan menempati peringkat keempat dalam daftar daerah dengan hasil panen kopi terbanyak di Lampung. Total produksi kopi dari kabupaten ini mencapai 8.664 ton, hanya terpaut sekitar 1.446 ton dari Lampung Utara yang berada di posisi ketiga.
Selisih yang relatif kecil ini menunjukkan bahwa kontribusi Way Kanan dalam sektor perkebunan kopi sangat signifikan dan terus mengalami perkembangan menjanjikan. Dengan luas wilayah Kabupaten Way Kanan mencapai 3.921,63 km² memberikan potensi besar dalam pengembangan sektor pertanian dan perkebunan. Dari total luasan tersebut, sekitar 23.252 hektare digunakan sebagai lahan perkebunan kopi.
Meskipun secara geografis wilayah ini tidak sepenuhnya berada di dataran tinggi seperti beberapa sentra kopi lainnya, namun hal tersebut tidak menghalangi produktivitas kopi dihasilkan. Justru, dengan kondisi lahan luas dan dukungan iklim tropis stabil, kopi Way Kanan mampu tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen melimpah setiap tahunnya.
Selain faktor alam, budaya masyarakat setempat juga turut berperan dalam mempertahankan eksistensi kopi sebagai komoditas unggulan. Tradisi mengonsumsi kopi telah mengakar kuat dalam kehidupan sehari-hari warga Way Kanan.
Dengan kombinasi antara luas lahan memadai, dukungan iklim, serta budaya masyarakat erat dengan kopi, tidak heran jika Way Kanan tetap mempertahankan posisinya sebagai salah satu penghasil kopi terbesar di Lampung. Bahkan, posisinya hanya sedikit di bawah Lampung Utara menunjukkan potensi besar yang mungkin dalam waktu dekat akan membawa Way Kanan naik ke posisi lebih tinggi dalam peta produksi kopi provinsi Lampung.