Comscore Tracker

600 Ton Kopi Robusta Lampung Bakal Diekspor ke Mesir 

Kerjasama dengan petani lokal

Bandar Lampung, IDN Times - Kopi menjadi komoditas unggulan di Provinsi Lampung. Kali ini PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (Persero) melakukan pembukaan ekspor kopi ke Mesir seberat 100 ton.

Menurut Direktur Utama PPI, Nina Sulistyowati, kopi yang akan diekspor adalah jenis kopi Robusta yang tumbuh di Lampung dan Sumatera selatan. 

"Jenis kopi Robusta memiliki cita rasa unik yang dipengaruhi oleh cara pengolahannya dan kekhasan iklim daerah," ungkap Sulis, Sabtu, (11/9/2021).

Baca Juga: Hore, Lampung Ekspor Perdana Produk GGP ke Singapura

1. Kopi akan diekspor secara bertahap

600 Ton Kopi Robusta Lampung Bakal Diekspor ke Mesir ansaigonfoodtours.com

Terkait kontrak kerjasama ekspor kopi ini menurut Sulis akan direncanakan secara berkelanjutan. Kopi seberat 600 ton akan diekspor selama September sampai Desember 2021. Untuk potensi ekspor 200 ton per bulan atau senilai 400.000 dolar Amerika Serikat. 

"Kita akan kembangkan berbagai jenis-jenis kopi lainnya dari seluruh wilayah Indonesia," kata dia.

2. Kerjasama dengan petani lokal

600 Ton Kopi Robusta Lampung Bakal Diekspor ke Mesir IDN Times/Indiana Malia

Sulis mengatakan, ekspor kopi ini mendekati para petani lokal. Tujuannya, mendorong pertumbuhan ekonomi nasional, mengekspos potensi komoditas Indonesia untuk memenuhi permintaan kopi di luar negeri.

"Sebelumnya, pada awal tahun 2020, PPI pun sempat mengekspor kopi ke Mesir namun sempat terhenti karena pandemik COVID-19," terangnya.

3. Brand kopi dihasilkan petani daerah

600 Ton Kopi Robusta Lampung Bakal Diekspor ke Mesir Petani Kopi Sipirok studi banding ke KBQ Baburrayyan (IDN Times/Arifin Al Alamudi)

Menurut Sulis, ke depan akan melihat potensi-potensi komoditas yang dimiliki Indonesia agar dikenal di pasar internasional dan membantu dalam pemulihan ekonomi nasional.

Menurutnya, saat ini PPI memiliki produk kopi dengan brand Covare yang dihasilkan oleh petani Indonesia dari berbagai daerah, dengan varian seperti Aceh Gayo, Sumatera Mandailing, Sumatera Toba, Papua Blend, dan Papua Wamena.

Baca Juga: Program Merdeka Ekspor, Lampung Capai Rp660,5 Miliar Sasar 47 Negara

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya