TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Kendaraan Dinas Pejabat di Lampung ke Depan Bakal Pakai Mobil Listrik

Lampung memiliki potensi besar energi terbarukan

Menhub Budi Karya menggunakan mobil listrik sebagai mobil dinasnya (Dok. BKIP Kemenhub)

Bandar Lampung, IDN Times - Pemerintah Provinsi Lampung akan mengimplementasikan kendaraan listrik ke depan menjadi kendaraan jabatan dan kendaraan operasional. Itu merujuk daerah setempat memiliki potensi besar energi terbarukan cukup memadai yang dapat dimanfaatkan sebagai energi fosil.

Potensi itu yakni, panas bumi  tersebar di 13 titik di Provinsi Lampung dan merupakan potensi terbesar ketiga di Indonesia dan melimpahnya hasil  pertanian, perkebunan dan peternakan yang merupakan sumber potensi bioenergi.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Fahrizal Darminto, Selasa (18/1/2022).

Baca Juga: PLN Bakal Gencar Tambah Stasiun Pengisian Listrik Umum di Lampung

1. Mendukung transportasi ramah lingkungan

Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) di Lampung berlokasi di El’s Coffee Roastery Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandar Lampung. (Dok Pemprov Lampung). 

Fahrizal menjelaskan, besarnya potensi panas bumi di Lampung, pemerintah dan swasta serta semua stakeholder terkait  bertanggung jawab mengelola potensi agar menjadi sumber daya energi terbarukan dalam mendukung transportasi ramah lingkungan.

Pemprov Lampung juga akan mensosialisasikan program percepatan penggunaan kendaraan listrik ke seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung pemerintah. Sekdaprov mengatakan, kendaraan listrik seperti motor listrik atau mobil listrik untuk transportasi jalan selain meningkatkan efisiensi dan konservasi energi melalui peralihan pemakaian BBM menjadi listrik. 

Selain itu juga membawa kontribusi besar dalam perbaikan pengelolaan lingkungan. Kendaraan listrik tidak menghasilkan polusi udara,sehingga kualitas udara yang bersih dapat terjaga.

"Kendaraan listrik adalah kendaraan masa depan, mau tidak mau bahan bakar fosil akan habis dan nantinya kebutuhan akan mobil listrik itu akan meningkat. Saat ini produsen mobil di dunia Telah meriset mobil listrik dan sudah mulai membuat serta memasarkan mobil-mobil listrik," ujar Fahrizal.

2. SPKLU dapat dijadikan peluang bisnis baru dalam era zero emission

PLN UID Lampung telah mengoperasikan penambahan satu titik SPKLU berlokasi di El’s Coffee Roastery Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa)

General Manager PT PLN Lampung,  I Gede Agung Sindu Putra, menyampaikan sesuai Peraturan Presiden No. 55 Tahun 2019 tentang percepatan program kendaraan bermotor listrik berbasis baterai (Electric Vehicle) untuk transportasi jalan, pihaknya ditugaskan mengawali pembangunan infrastruktur Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPKLU) di Lampung dalam rangka mendukung pertumbuhan  Electric Vehicle (EV) di Indonesia.

Ke depannya, SPKLU dapat dijadikan peluang bisnis baru dalam era zero emission seiring dengan pertumbuhan populasi mobil listrik yang diharapkan akan berkembang pesat. Kesempatan penyediaan SPKLU bagi masyarakat atau badan usaha tersebut sesuai dengan pola bisnis berdasarkan permen ESDM No.13 Tahun 2020 tentang penyediaan infrastruktur pengisian listrik untuk kendaraan bermotor listrik berbasis baterai. 

Sindu menambahkan, PLN pun berkomitmen mendukung percepatan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia. Salah satunya dengan memperbanyak insfrastruktur SPKLU di berbagai daerah, termasuk di Provinsi Lampung. Sehingga masyarakat yang ingin beralih ke kendaraan listrik tidak perlu khawatir dalam pengisian energinya. 

“Penambahan titik lokasi SPKLU ini merupakan tekad kita bersama dalam mendorong masyarakat untuk bertransisi dari pengunaan kendaraan berbahan bakar fosil ke kendaraan listrik yang bersih dan ramah lingkungan,” ujarnya. 

3. Perlu memperbanyak titik SPKLU

PLN UID Lampung telah mengoperasikan penambahan satu titik SPKLU berlokasi di El’s Coffee Roastery Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandar Lampung. (IDN Times/Istimewa)

Sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera, terlebih dengan didukungnya akses jalan Tol Trans Sumatera, PLN menilai perlu memperbanyak titik SPKLU guna mengantisipasi meningkatnya minat penggunaan kendaraan listrik di masyarakat. 

Sindu mengatakan, bagi masyarakat Bandar Lampung pengguna kendaraan listrik kini semakin mudah, karena PLN UID Lampung telah mengoperasikan penambahan satu titik SPKLU berlokasi di El’s Coffee Roastery Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandar Lampung.

PLN juga menambah satu titik lagi di Rest Area Tol Trans Sumatera KM 49A. Penambahan infrastruktur pengisian emergi kendaraan listrik ini merupakan lanjutan, setelah SPKLU pertama di Rest Area Tol Trans Sumatera KM 20 B dioperasikan pada tahun yang lalu. 

Dengan bertambahnya pengoperasian SPKLU, saat ini total SPKLU di Indonesia ada sebanyak 219 unit terletak di 185 lokasi,  60 unit SPKLU di antaranya adalah milik PLN yang berada di 45 lokasi pada 21 kota. Jumlah SPKLU akan terus bertambah, sebab PLN sedang membangun 54 unit di 21 kota. 

Baca Juga: Melongok Mobil Listrik Unila, Bodi Mobil Berbahan Rami dan Daun Bambu

Berita Terkini Lainnya