Comscore Tracker

Fakta Unik Anak Krakatau, Gunung Api yang Terus Tumbuh hingga Sekarang

Tidak bisa diprediksi kapan akan berhenti

Aktivitas Gunung Anak Krakatau yang menjadi salah satu penyebab utama terjadinya tsunami Banten dan sekitarnya pada penghujung tahun 2018 lalu. Gunung ini memiliki sejarah yang cukup panjang.

Jika kamu tahu, umur sebenarnya gunung itu telah lebih dari 30 tahun yang lalu dan sejak awal terus mengalami evolusi dalam perihal bentuk. Seperti apakah tahapan evolusi anak Krakatau tersebut? Diolah dari beragam sumber, berikut ini ulasan lengkapnya!

https://www.youtube.com/embed/ZM3-LJWpvTM

1. Merupakan "anak" dari gunung Krakatau

Fakta Unik Anak Krakatau, Gunung Api yang Terus Tumbuh hingga Sekarangwikipedia.org

Jika ingin membahas Anak Krakatau, kita harus berbicara tentang induknya dulu, yakni Gunung Krakatau. Gunung tersebut merupakan gunung berapi aktif yang sudah ada sejak dulu. Ledakan terbesarnya yang tercatat dalam sejarang modern terjadi pada 26–27 Agustus 1883.

Letusan Gunung Krakatau di tahun 1883 itu dikenang sebagai salah satu bencana alam terparah yang pernah terekam sejarah. Ledakannya melepaskan energi yang mencapai 200 megaton atau setidaknya 13.000 kali bom nuklir yang menghancurkan Hiroshima.

Sebuah fenomena alam terjadi pada 1927. Pulau baru muncul dari sisa-sisa kaldera Krakatau. Pulau itu dinamakan Anak Krakatau.

2. Hilang dan timbul dari permukaan sebelum akhirnya permanen berbentuk pulau pada tahun 1930

Fakta Unik Anak Krakatau, Gunung Api yang Terus Tumbuh hingga Sekarangchematierra.mx

Di awal kemuncul Anak Krakatau, pulau yang pada dasarnya adalah gunung berapi aktif tersebut tidak sepenuhnya muncul dalam sekejap. Ada kalanya pulau tersebut surut dan hilang dari pandangan.

Proses hilang dan timbul terjadi di antara tahun 1928 hingga 1930 dan tercatat hingga tiga kali, sebelum akhirnya sebuah gunung berapi aktif benar-benar muncul permanen di atas permukaan air laut.

Baca Juga: Foto: Kondisi Gunung Anak Krakatau Pasca Tsunami Banten

3. Anak Krakatau pernah menghasilkan tipe letusan yang berbeda-beda

Fakta Unik Anak Krakatau, Gunung Api yang Terus Tumbuh hingga Sekarangwisegeek.com

Melihat dari sejarah Anak Krakatau sendiri, banyak letusan yang terjadi pada gunung baru tersebut. Pada periode 1928 hingga 1930, Anak Krakatau meletuskan erupsi tipe Surtseyan, erupsi yang di laut.

Lalu pada 1960, erupsinya berubah menjadi tipe Vulcanian yang mengeluarkan magma dalam durasi sebentar dan kecil, namun jahat. Itupun masih berubah pada 1981 menjadi letusan Strombolian yang membentuk kerucut di puncaknya.

4. Terus tumbuh ke arah tenggara

Fakta Unik Anak Krakatau, Gunung Api yang Terus Tumbuh hingga SekarangANTARA FOTO/Bisnis Indonesia/Nurul Hidayat/pras.

Area barat lereng gunung berapi ini lebih terjal ketimbang arah timurnya. Setidaknya bersudut 28 derajat lebih curam ketimbang timur.

Namun pada 1981 terdapat ledakan yang mengubah jalur aktivitas magma ke arah tenggara. Itu menjadikan pertumbuhan Anak Krakatau lebih banyak ke arah tenggara dan bahkan masih tercatat hingga 1995. Hal itu memberikan perkiraan bahwa longsoran gunung Krakatau akibat letusan pada 1883 juga mengarah ke sana.

5. Masih terus "berusaha" membentuk gunung utuh yang aktif hingga sekarang

Fakta Unik Anak Krakatau, Gunung Api yang Terus Tumbuh hingga Sekarangirinnews.org

Sampai sekarang Anak Krakatau masih terus menerus erupsi dan terus terbentuk. Di 2010 saja, sudah terdapat letusan yang tidak berhenti. Masih belum bisa diketahui dan diprediksi sampai sejauh apakah Anak Krakatau akan terbentuk.

Baca Juga: Diprediksi di 2012,  Longsornya Lereng Anak Krakatau Sebabkan Tsunami

Topic:

  • Yogie Fadila

Berita Terkini Lainnya