KPU: Ike Edwin-Zam Zanariah Bisa Ajukan Upaya Hukum ke Bawaslu

Terkait berita acara rapat pleno terbuka rekapitulasi

Bandar Lampung, IDN Times – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bandar Lampung mempersilahkan pasangan calon perseorangan Ike Edwin dan Zam Zanariah dapat melakukan upaya hukum dengan mengajukan sengketa Ke Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Itu terkait berita acara hasil rapat pleno terbuka rekapitulasi dukungan perbaikan tingkat kota Bandar Lampung hasil verifikasi faktual calon perseorangan dalam Pemilihan wali kota dan wakil wali kota Bandar Lampung tahun 2020 di Hotel Radisson, Bandar Lampung, Jumat (21/8/2020). 

Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Dedy Triyadi, mengatakan, pengajuan keberatan dapat dilayangkan ke Bawaslu selama tiga hari setelah rapat pleno KPU terhitung sejak 22-24 Agustus. Berita acara hasil rapat pleno tersebut ditandatangani olehnya dan empat komisioner lainnya dan dicap. 

“Namun saat pembacaan berita acara hasil rapat pleno dan dikarenakan situasi rapat pleno yang tidak kondusif, pimpinan rapat belum sempat menutup rapat pleno. Dikarenakan faktor keamanan dan keselamatan kami segera dievakuasi oleh aparat kepolisian,” jelasnya dalam peryataan tertulis diterima IDN Times, Sabtu (22/8/2020). 

1. Skors 15 menit untuk salat Magrib hasil kesepakatan bersama

KPU: Ike Edwin-Zam Zanariah Bisa Ajukan Upaya Hukum ke BawasluIlustrasi sembahyang (IDN Times/Mardya Shakti)

Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Dedy Triyadi, menyatakan, rapat pleno terbuka pihaknya sudah membacakan berita acara hasil rekapitulasi sesuai dengan tata tertib rapat pleno merujuk keputusan KPU RI No.82/PL.02.2.Kpt/06/KPU/II/2020 dan   PKPU No.1 tahun 2020.

Terkait isi materi di berita acara tersebut disebutkan, dalam rapat pleno rekapitulasi dukungan hasil perbaikan tingkat kota, KPU Kota Bandar Lampung telah melakukan rekapitulasi dukungan hasil perbaikan bakal pasangan calon perseorangan di tingkat kota berdasarkan hasil rekapitulasi dukungan oleh PPK dan memgumumkan hasil rekapitulasi.

Ia menambahkan, waktu pembacaan berita acara hasil rapat pleno pukul 18.10 WIB. Rapat pleno diskors untuk salat Magrib. Skors yang disepakati sebanyak 15 menit.

“Usai skors melewati waktu 15 menit, KPU Kota Bandar Lampung membacakan hasil rapat pleno.  Di dalam ruangan rapat pleno, memang tidak ada bakal calon wali kota Ike Edwin namun ada bakal calon wakil wali kota Zam Zanariah,” terang Dedy.

2. KPU sudah menjalankan tahapan rapat pleno rekapitulasi berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2020

KPU: Ike Edwin-Zam Zanariah Bisa Ajukan Upaya Hukum ke BawasluIlustrasi Komisi Pemilihan Umum (IDN Times/Mardya Shakti)

KPU Kota Bandar Lampung sudah menjalankan tahapan rapat pleno rekapitulasi berdasarkan PKPU Nomor 5 Tahun 2020 tentang jadwal, tahapan dan program. Terhadap hasil rekapitulasi dukungan hasil perbaikan bakal pasangan calon perseorangan, ada keberatan dari bakal pasangan calon perseorangan Ike Edwin-Zam Zanariah atau tim penghubung, atau Bawaslu Kota. 

Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Dedy Triyadi, menyatakan, keberatan yang diajukan, KPU Kota Bandar Lampung menerima dan melakukan pembetulan. Kemudian tidak dapat dibuktikan kebenarannya dan bakal pasangan calon perseorangan atau tim penghubung tidak menerima serta bersedia mengisi formulir keberatan di tingkat kota. 

Diketahui, berdasarkan rapat pleno PPK di 20 kecamatan di Kota Bandar Lampung untuk verifikasi faktual dukungan perbaikan, sebanyak 36.001 dukungan Ike Edwin-Zam Zanariah dinyatakan Tidak Memenuhi Syarat (TMS) dari total dukungan sebanyak 45.222 yang dilakukan verifikasi faktual.

Sementara itu sebanyak 9.221 dukungan perbaikan Memenuhi Syarat (MS). Jika dijumlahkan dengan 22.847 dukungan pertama yang dinyatakan MS, hasilnya sebanyak 32.068 dukungan. Sementara syarat minimal MS sebanyak 47.864 dukungan. 

Baca Juga: Ike Edwin Tak Lolos Verifikasi Faktual KPU, Pendukung Sempat Ricuh

3. Tim Ike Edwin-Zam keberatan dan lakukan pencocokan data

KPU: Ike Edwin-Zam Zanariah Bisa Ajukan Upaya Hukum ke BawasluPasangan calon perseorangan wali kota dan wakil wali kota Pilkada Serentak Kota Bandar Lampung, Ike Edwin dan Zam Zanariah. (sumaterapost.com)

Dalam rapat pleno tim dari bakal pasangan calon perseorangan Ike Edwin-Zam Zanariah keberatan dan melakukan pencocokan data terkait data pembanding yang dimiliki tim calon perseorangan di masing-masing kecamatan.  Dari hasil pencocokan data tersebut ada penambahan di empat kecamatan yakni Bumi Waras, Panjang, Rajabasa, dan Sukabumi. 

Sehingga hasil rekapitulasi dukungan tingkat kota dengan jumlah dukungan Ike Edwin-Zam Zanariah yang sebelumnya 9.221 menjadi 10.264. Jika ditambah hasil verifikasi faktual pertama sejumlah 22.847 hasilnya 33.111 dukungan.

“Jumlah ini belum cukup untuk maju pada Pilkada Kota Bandar Lampung dimana harus mengumpulkan minimal 47.864 dukungan.  Berdasarkan hasil tersebut bakal pasangan calon perseorangan tidak dapat melakukan pendaftaran,” ujar Ketua KPU Kota Bandar Lampung, Dedy Triyadi. 

4. Para pendukung Ike Edwin picu kericuhan jelang pleno KPU

KPU: Ike Edwin-Zam Zanariah Bisa Ajukan Upaya Hukum ke BawasluSuasana di ruang pertemuan Hotel Radisson pasca pendukung pasangan jalur perseorangan Ike Edwin dan Zam Zanariah tak terima pleno terbuka digelar KPU Kota Bandar Lampung, Jumat (21/8/2020) malam. (IDN Times/Istimewa)

Menjelang pembacaan putusan hasil rapat pleno terbuka tingkat KPU Bandar Lampung di Hotel Radisson, Jumat (21/8/2020) malam, berlangsung ricuh. Itu dipicu sejumlah pendukung pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah menerobos masuk ruang rapat pleno terbuka.

Imbas kejadian itu, komisioner KPU Bandar Lampung dan Bawaslu langsung diamankan aparat kepolisian. Sejumlah polisi juga berupaya meredam aksi pendukung pasangan Ike Edwin-Zam Zanariah.

Ike Edwin langsung meredam para pendukungnya yang tersulut emosi. Mantan Kapolda Lampung ini menyatakan ke pendukungnya untuk tetap tenang. Menurut pria akrab disapa Dang Ike ini, keputusan pleno KPU Bandar Lampung bukan hasil final.

"Saya ini mantan Kapolda Lampung. Saya pernah mendapat predikat terbaik menyelesaikan konflik secara nasional. Jangan kalian bikin malu saya," kata pensiunan Polri berpangkat Irjen Pol ini dengan nada tinggi.

Baca Juga: KPU Sedia Situs untuk Warga Cek Terdaftar Sebagai Pemilih Pilkada 

Topik:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya