TUTUP
SCROLL UNTUK MELANJUTKAN MEMBACA
Gabung di IDN Times

Suami di Lampung Timur Tikam Istri dan Minum Racun Hendak Akhiri Hidup

Diketahui anak mendengar teriakan sang ibu

Penampakan lokasi kejadian peristiwa KDRT di Desa Bandar Agung, Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur. (Dok. Polres Lampung Timur).

Intinya Sih...

  • Seorang suami menikam istri dengan badik dan mencoba bunuh diri dengan racun
  • Peristiwa KDRT terjadi saat sahur Ramadan, diketahui oleh anak korban
  • Warga sekitar memberikan pertolongan medis, polisi mengamankan TKP dan barang bukti

Lampung Timur, IDN Times - Seorang suami di Kabupaten Lampung Timur inisal SG (60) menikam sang istri SI (55)  dengan senjata tajam jenis badik. Pascapenganiayaan pelaku warga Desa Bandar Agung, Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur itu menegak racun untuk mengakhiri hidupnya.

"Iya, kami tengah melakukan proses penyelidikan, terkait dugaan kejadian aksi KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga) terjadi di Desa Bandar Agung," ujar Kapolsek Bandar Sribawono AKP Syamsu Rizal dikonfirmasi, Senin (1/4/2024).

Baca Juga: Sempat Todong Polisi, Pencuri Motor Bersenpi di Lamtim Tewas Ditembak

1. Si anak terbangun dengar teriakan ibunya minta tolong

Penampakan lokasi kejadian peristiwa KDRT di Desa Bandar Agung, Desa Bandar Agung, Kecamatan Bandar Sribhawono, Lampung Timur. (Dok. Polres Lampung Timur).

Syamsul menjelaskan, peristiwa penganiayaan alias KDRT tersebut terjadi, Minggu (31/3/2024) sekitar pukul 03.00. Kejadian itu tepatnya saat keduanya hendak akan melakukan sahur puasa Ramadan.

Berdasarkan data dihimpun kepolisian, peristiwa ini mulanya diketahui oleh anak korban tiba-tiba terbangun karena mendengar suara teriakan minta tolong dari SI merupakan ibu kandungnya.

"AD yang merupakan anak korban, terkejut saat mendapati ibunya sudah tergeletak bersimbah darah. Sementara ayahnya juga tergeletak dengan kondisi mulutnya mengeluarkan cairan busa," ungkap kapolsek.

2. Pasutri langsung dilarikan ke rumah sakit

pixels/@Anna Shvets:

Syamsul melanjutkan, warga sekitar mendengar teriakan anak korban seketika juga berkumpul di tempat kejadian perkara (TKP). Kemudian segera berusaha memberikan pertolongan medis kepada SG dan SI.

"Kedua orang tua AD ini selanjutnya dievakuasi ke rumah sakit dan kami dihubungi warga adanya peristiwa ini," katanya.

Mendapati laporan tersebut, petugas langsung menuju dan mengamankan lokasi kejadian. "Iya, saat ini TKP sudah dilakukan pengamanan dan dipasang garis polisi," tambah dia.

Berita Terkini Lainnya