Comscore Tracker

Enam Insiden Dialami Sriwijaya Air dari 2008-2021, Ada Salah Mendarat

Ada yang salah mendarat di bandara

Transportasi udara  beroperasi di Indonesia ada yang mengalami insiden. Hal itu juga dialami maskapai penerbangan nasional Sriwijaya Air.

Dihimpun dari berbagai sumber, maskapai terbang perdana 10 November 2003 ini tercatat mengalami enam insiden periode 2008-2021. Berikut IDN Times insiden dialami maskapai ini.

1. 27 Agustus 2008

Enam Insiden Dialami Sriwijaya Air dari 2008-2021, Ada Salah MendaratIlustrasi Pesawat Sriwijaya Air (Dok. Sriwijaya Air)

Pesawat Boeing 737-200 milik maskapai penerbangan Sriwijaya Air tujuan Jakarta–Jambi tergelincir saat mendarat di Bandara Sulthan Thaha Saefuddin,Jambi, Rabu (27/8/2008) sektiar pukul 16.30 WIB.

Pesawat itu keluar landasan yang basah karena hujan. Kejadian ini disebabkan kerusakan yang terjadi pada sistem rem. Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.

2. 27 Januari 2010

Enam Insiden Dialami Sriwijaya Air dari 2008-2021, Ada Salah MendaratLiputan6.com

Pesawat Sriwijaya Air SJ 0020 nomor penerbangan PK-CJA seri 200 rute Jakarta-Padang-Medan tergelincir di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, tepatnya di landasan pacu (runway) sebelah utara sekitar pukul 13.52 WIB. Pesawat itu melakukan pendaratan lantaran mengalami gangguan teknis pada bagian hidrolik.

Diketahui, pesawat itu lepas landas sekitar pukul 12.35 WIB. Sedangkan peristiwa tergelincirnya pesawat dari landasan pacu sekitar pukul 13.52 WIB.

Saat lepas landas, pilot pesawat ini merasa ada gangguan pada sistem hidrolik pesawat. Setelah mendapat izin dari air trafiic controller (ATC), pilot langsung memutuskan melakukan return to base (RTB). Tidak ada korban jiwa dari insiden ini.

Baca Juga: Sriwijaya Air SJ 182 Hilang Kontak, Keluarga Datangi Bandara Supandio

3. 20 Desember 2011

Enam Insiden Dialami Sriwijaya Air dari 2008-2021, Ada Salah MendaratIlustrasi Pesawat. (IDN Times/Arief Rahmat)

Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJ 230 rute Jakarta-Yogyakarta tergelincir di landasan pacu Bandara Adisutjipto, Yogyakarta, Selasa (20/12/2011) petang.

Pesawat mendarat di landasan Bandara setempat dalam kondisi hujan lebat. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu.

4. 13 Oktober 2012

Enam Insiden Dialami Sriwijaya Air dari 2008-2021, Ada Salah MendaratIlustrasi pesawat (Pesawat) (IDN Times/Arief Rahmat)

Pesawat Sriwijaya Air terbang dari Bandara Polonia, Medan, salah mendarat di Bandara Tabing, Sumatera Barat, sekitar pukul 17.06 WIB, Sabtu (13/10/2012). Pesawat dengan nomor penerbangan SJY021 itu seharusnya mendarat di Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat.

Tidak ada korban jiwa atau penumpang terluka diduga karena kesalahan pendaratan itu.

5. 27 Maret 2013

Enam Insiden Dialami Sriwijaya Air dari 2008-2021, Ada Salah MendaratUnsplash/Jordan Sanchez

Pesawat Sriwijaya Air tergelincir di Bandara Internasional Minangkabau, Sumatera Barat, Rabu (27/3/2013. Pesawat rute Medan-Padang-Jakarta itu mengalami insiden sekitar pukul 18.30 WIB.

Insiden dipicu saat pesawat hendak berputar di ujung landasan. Idealnya, saat pesawat akan berputar ke kiri, pilot harus sedikit membelokkan pesawat ke kanan terlebih dahulu, tapi pilot justrus lalu putar kiri.

Akibat kejadian tersebut, pesawat menabrak lampu-lampu di landasan pacu. Pesawat hampir menabrak garbarata di Bandara Internasional Minangkabau. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu.

6. 9 Januari 2021

Enam Insiden Dialami Sriwijaya Air dari 2008-2021, Ada Salah MendaratCatatan penerbangan Sriwijaya Air SJ182 (Website/flightradar24.com)

Pesawat Sriwijaya Air nomor penerbangan SJY 182 rute Jakarta-Pontianak dikabarkan hilang kontak pada pukul 14.40 usai lepas landas dari Bandara Soekarno-Hatta. Pesawat ini hilang kontak di sekitar Kepulauan Seribu.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan, Novie Riyanto, memastikan telah terjadi hilang kontak pesawat Sriwijaya Air rute Jakarta- Pontianak. Pesawat tersebut terakhir kali melakukan kontak pada pukul 14.40 WIB.

Novie menyampaikan bahwa saat ini sedang dilakukan investigasi terkait hilangnya pesawat tersebut. Pihak Kemenhub maupun Sriwijaya Air juga sedang melakukan koordinasi dengan BASARNAS dan KNKT.

Baca Juga: Sejarah Sriwijaya Air, Ingin Satukan Nusantara Bak Kerajaan Sriwijaya

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya