Comscore Tracker

Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit, Calon Kapolri Mantan Ajudan Jokowi

Pernah ditolak MUI Banten menjadi Kapolda karena nasrani

Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo resmi diajukan oleh Presiden Joko "Jokowi" Widodo sebagai calon Kapolri pengganti Idhan Azis.

Lantas, bagaimana sepak terjang Listyo di Korps Bhayangkara? Berikut adalah ulasan selengkapnya.

1. Pernah menduduki sejumlah jabatan penting di Jawa Tengah

Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit, Calon Kapolri Mantan Ajudan JokowiIDN Times/Arief Rahmat

Listyo merupakan lulusan Angkatan Kepolisian (Akpol) tahun 1991. Dia pernah menduduki sejumlah jabatan penting saat bertugas di wilayah Jawa Tengah. Di antaranya, Kapolres Pati, Wakapoltabes Semarang, dan Kapolres Solo.

2. Pernah menjadi ajudan Presiden Jokowi

Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit, Calon Kapolri Mantan Ajudan JokowiANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga

Tahun 2012,  saat Jokowi menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Listyo dirotasi ke Jakarta untuk menjabat sebagai Kasubdit II Dit Tipdum Bareskrim Mabes Polri. Kemudian, pada tahun 2013, Sigit kembali dirotasi menjadi Direktur Reserse Kriminal Umum (Reskrimum) Polda Sulawesi Tenggara. Hingga akhirnya pada 2014, Listyo dipercaya menjadi ajudan dari Presiden Jokowi.

Baca Juga: Diisukan Jadi Calon Kapolri, Komjen Listyo Sigit: Itu Hoaks! 

3. Pernah ditolak oleh MUI Banten menjadi Kapolda

Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit, Calon Kapolri Mantan Ajudan JokowiKepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Komisaris Jenderal Listyo Sigit Prabowo (IDN Times/Lia Hutasoit)

Tahun 2016, Listyo bertugas sebagai Kapolda Banten. Namun, saat dilantik, dia mendapat penolakan dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Banten karena beragama Nasrani. Meski begitu, Listyo tetap dapat mengemban tugasnya dengan baik hingga 2018, berkat meminta dukungan terhadap kalangan ulama.

Tahun 2018, Listyo pun mendapat kenaikan pangkat menjadi Irjen. Selang 13 hari kemudian atau tepatnya 13 Agustus 2018, Listyo menjadi Kepala Divisi Propam Mabes Polri.

Selang satu tahun kemudian, Listyo diangkat menjadi Kabareskrim per Desember 2019. 

4. Boyong pulang buronan kelas kakap

Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit, Calon Kapolri Mantan Ajudan JokowiTerpidana kasus cessie Bank Bali Joko Tjandra menjalani sidang dakwaan dalam perkara dugaan suap kepada jaksa dan perwira tinggi Polri serta pemufakatan jahat di Pengadilan Tipikor, Jakarta, Senin (2/11/2020) (ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

Pada 2020, dia juga berhasil memboyong pulang buronan kelas kakap terpidana kasus korupsi Bank Bali, Joko Tjandra yang buron selama 11 tahun. Joko ditangkap di Malaysia.

Bareskrim Mabes Polri akhirnya berhasil memulangkan pengusaha bernama lengkap Joko Soegiarto Tjandra itu ke Tanah Air pada Kamis, 30 Juli 2020.

Proses penangkapan Joko dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen (Pol) Listyo Sigit Prabowo. Ia mengaku mendapat instruksi langsung dari Kapolri Jenderal (Pol) Idham Azis untuk mencokok pemilik Mulia Group itu.

5. Laporan harta kekayaan

Rekam Jejak Komjen Listyo Sigit, Calon Kapolri Mantan Ajudan Jokowi(Kapolri Jenderal Pol Idham Azis (kiri) melakukan salam komando dengan Kabareskrim Polri Inspektur Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo (kanan) usai saat serah terima jabatan (ANTARA FOTO/Nova Wahyudi)

Merujuk informasi Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) dari KPK. 

Listyo terakhir kali melaporkan hartanya Desember 2019. Total kekayaannya mencapai Rp8,31 miliar.

Mantan ajudan Presiden Jokowi itu memiliki tanah dan bangunan di Kota Semarang, Kota Tangerang, serta Jakarta Timur senilai Rp6,15 miliar.

Listyo tercatat memiliki Toyota Fortuner senilai Rp320 juta. Ia memiliki harta bergerak lainnya sebesar Rp975 juta, serta kas dan setara kas Rp869,7 juta.

Baca Juga: [BREAKING] Resmi! Komjen Listyo Sigit Prabowo Calon Tunggal Kapolri

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya