Comscore Tracker

Mereka Dulu Gelandangan, Kini Sukses Ubah Nasib Jadi Miliarder Dunia

Ada kisahnya diangkat film lho

Sebagian besar miliarder di dunia mampu menjadi kaya karena harta warisannya. Namun, tidak sedikit juga dari mereka yang harus mati-matian untuk bisa menjadi konglomerat.

Kebanyakan dari mereka memulai hidupnya benar-benar dari bawah. Tidak jarang juga dahulunya mereka untuk makan saja sangat sulit. Namun demikian, orang-orang tersebut mampu mengubah hidupnya dengan sangat signifikan berkat kerja keras dan kegigihannya.

Dirangkum dari berbagai sumber, IDN Times mengulas tiga mantan gelandangan yang kini sudah menjadi miliarder dunia. Semoga bisa menginspirasi ya!

1. Chris Gardner

Mereka Dulu Gelandangan, Kini Sukses Ubah Nasib Jadi Miliarder DuniaChris Gardner (Wikimedia/Oleh dbking - Chris Gardner, the inspiration for the film "The Pursuit of Happyness" with Will Smith, CC BY 2.0, https://commons.wikimedia.org/w/index.php?curid=2723066)

Chris Gardner merupakan seorang motivator sekaligus pebisnis. Kisah pilunya dimulai pada 1980-an. Dia saat itu berusia 27 tahun, beserta anaknya yang masih bayi, menjadi gelandangan selama setahun di San Francisco.

Pada saat itu, dia masih bekerja sebagai karyawan magang dengan gaji yang rendah di sebuah perusahaan pialang saham. Uang Gardner kala itu tidak cukup untuk membayar sewa apartemen.

Mau tidak mau, Gardner yang telah berpisah dengan istrinya itu harus tidur dengan berpindah tempat di manapun yang memungkinkan bersama anaknya.
Selain di toilet pada sebuah stasiun kereta api, mereka juga tidur di taman, di sebuah penampungan di gereja, atau di kolong meja di tempat kerjanya setelah rekan-rekan kerjanya pulang.

Beruntung, kerja keras dan usaha Chris Gardner dalam bekerja membuahkan hasil. Dirinya diangkat jadi karyawan tetap dan punya gaji yang mapan, sehingga bisa menyewa tempat tinggal sendiri dan membangun perusahaan investasi, Gardner Rich.

Pada titik tersebut, Chris mengubah hidupnya. Hollywood kemudian datang memanggilnya ketika ia menulis otobiografi terlarisnya yang berjudul The Pursuit of Happyness (kesalahan judul memang disengaja).

Kekayaan Chris saat ini ditaksir mencapai 70 juta dolar AS atau setara Rp980 miliar (kurs Rp14 ribu).

Baca Juga: Tajir Melintir, 10 Seleb Punya Bisnis Vila hingga Resort

2. Steve Jobs

Mereka Dulu Gelandangan, Kini Sukses Ubah Nasib Jadi Miliarder DuniaSumber Gambar: myuniversitymoney.com

Ah, siapa yang tidak kenal dengan orang ini? Produk-produknya saat ini sudah sangat mendunia. Mungkin kamu salah satu yang menggunakannya.

Ya, dia adalah pendiri dari raksasa teknologi bernama Apple. Dia adalah Steve Jobs. Tapi apa kamu tau, kalau Jobs ternyata pernah berjalan jauh hanya untuk makan?

Jobs pernah mengalami titik di mana dia tidak memiliki apa pun. Padahal, Jobs ini termasuk orang yang berasal dari keluarga berkecukupan. Ayahnya seorang patolog dan ibunya seorang novelis. Tapi, karena orang tuanya khawatir tidak bisa menyekolahkan Jobs hingga sarjana, akhirnya dirinya dititipkan pada orang tua angkat.

Titik balik kehidupan Jobs dimulai saat dia memutuskan untuk drop out dari kampusnya. Dia kemudian menjual botol Coca Cola dengan bayaran 5 sen per botol, berjalan jauh hingga 7 mil untuk makan di Kuil Hare Khrisna. Dirinya saat itu juga tinggal dengan menumpang di beberapa temannya.

Terlepas dari pekerjaan yang dilakukannya, Jobs memiliki hobi mengutak atik komputer dan mendesain sesuatu. Dia juga gemar merealisasikan ide gila. Siapa sangka, hal itu menarik perhatian Steve Wozniak, rekannya, yang berujung pada pendirian perusahaan IT, Apple Company.

Berkat kerja kerasnya, kedua kerabat tersebut berhasil membawa Apple jadi perusahaan kelas wahid. Valuasi Apple saat ini ditaksir mencapai 2 triliun dolar AS.

Berdasarkan data Forbes di 2011, kekayaan Steve Jobs tercatat sebesar 7 miliar dolar AS. Jobs wafat pada 5 Oktober 2011, dia meninggal dunia karena komplikasi kanker pankreas.

3. Dave Sandoval

Mereka Dulu Gelandangan, Kini Sukses Ubah Nasib Jadi Miliarder DuniaDave Sandoval (Website/davidsandovalacademy.com)

Dave Sandoval memutuskan hidup sendiri saat berusia 17 tahun. Siapa yang tahu kalau kehidupan akan sangat berat, hingga membuat Dave menggelandang di jalan? Berbagai pekerjaan dilakukannya, mulai dari membersihkan lintasan bowling, menjual speaker, bekerja di pabrik minyak, sampai menjadi pencuci truk.

Kondisinya pada saat itu, sangat memprihatinkan. Saat lapar, dia menyelinap ke klub malam, mengambil sisa makanan dan kadang berpura-pura mabuk agar bisa beristirahat di sofa klub.

Setelah mendengar bibinya meninggal karena sklerosis, dia mencoba peruntungan bekerja di perusahaan farmasi Jepang. Hingga akhirnya, dia mampu mendirikan perusahaan farmasi sendiri, Purium Health Products, yang meraup laba 47 juta dolar AS.

Baca Juga: Calon Istri Adipati Dolken, 10 Pesona Canti Tachril Anak Konglomerat 

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya