Comscore Tracker

5 Makanan Ikonik Indonesia Ternyata dari Tiongkok, Kok Bisa?

Dahulu kala ada yang diciptakan sebagai makanan para buruh

Indonesia merupakan negara yang plural dengan berbagai suku dan etnis di dalamnya. Salah satunya adalah etnis Tionghoa. Meski sering dianggap kaum minoritas, ternyata  budaya Tionghoa cukup melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Satu contohnya adalah makanan. Berikut makanan yang telah menjadi ikon di Indonesia namun ternyata berasal dari Tionghoa.

1. Kwetiau

5 Makanan Ikonik Indonesia Ternyata dari Tiongkok, Kok Bisa?siswamaster.com

Makanan ini tidak pernah absen dari menu warung-warung kaki lima di Indonesia. Seakan telah menjadi makanan murah yang mengenyangkan khas kuliner malam. Namun, ternyata kwetiau bukanlah makanan asal Indonesia.

Kwetiau berasal dari kata guotiao, dulunya diciptakan sebagai makanan para buruh di China. Makanan ini telah dikonsumsi sejak zaman Dinasti Han, (206 tahun sebelum Masehi), hingga akhirnya etnis hokkian dan Tio Ciu memperkenalkannya ke Indonesia lewat pulau Kalimantan serta Sumatera.

2. Siomay

5 Makanan Ikonik Indonesia Ternyata dari Tiongkok, Kok Bisa?Katabunda.id

Ketika mendengar nama makanan siomay, hal yang muncul dibenak kita pasti siomay Bandung. Kepopuleran siomay Bandung, tidak hanya terkenal di pulau Jawa namun juga seluruh Indonesia. Mungkin beberapa dari kita sudah tahu, siomay memang termasuk makanan tradisional negara China yang disebut Siu Maai atau Shao mai.

Siomay dibawa oleh para pedagang China. Adapun siomay Bandung muncul karena seorang ibu keturunan Tionghoa, memenangkan lomba membuat siomay di Bandung saat perayaan Cap Go Meh. Sejak saat itu, siomay menjadi ikonik di Bandung.

Baca Juga: 6 Artis Indonesia Dapat Pasangan Berdarah Tionghoa

3. Lumpia

5 Makanan Ikonik Indonesia Ternyata dari Tiongkok, Kok Bisa?frozenfoodsemarang

Sama halnya seperti siomay, lumpia telah didaulat menjadi oleh-oleh khas kota Semarang. Keberadaan etnis Tionghoa di Semarang, memang mempengaruhi hal ini. Semua ini, bermula dari seorang pemuda asal China bernama Tjoe Tjay Joe yang ingin memulai bisnis makanan Tionghoa di Semarang.

Ide awalnya adalah menjual lumpia dengan isian rebung dan babi. Akhirnya hal ini berubah setelah ia bertemu dengan wanita Indonesia. Berawal dari pertemuan tersebut terciptalah lumpia dengan isian kentang, serta berbagai sayuran yang kita kenal hingga kini.

4. Nasi Goreng

5 Makanan Ikonik Indonesia Ternyata dari Tiongkok, Kok Bisa?hellofresh.com.au

Sempat dikatakan sebagai salah satu makanan terenak di Indonesia,ternyata nasi goreng tak terlepas dari percampuran budaya etnis Tionghoa. Ide membuat nasi goreng muncul dari masyarakat Tionghoa yang tidak suka akan makanan dingin.

Keluhan tersebut memicu warga untuk mencoba menggoreng nasi dengan disertai beberapa bumbu tambahan. Maka terciptalah salah satu makanan favorit masyarakat Indonesia yang tak lekang oleh waktu.

5. Ronde

5 Makanan Ikonik Indonesia Ternyata dari Tiongkok, Kok Bisa?tastemade.com

Di tengah hujan dan dinginnya malam Jogja dapat terlewati dengan secangkir wedang ronde. Ronde menjadi cemilan yang pas untuk menghangatkan badan dan memulihkan stamina selepas kerja.

Banyak yang belum mengetahui, bahwa ternyata ronde adalah makanan tradisional Cina. Ronde bahkan telah menjadi makanan khas perayaan Onde di China. Perayaan Onde jatuh pada musim dingin sehingga masyarakat China akan mengkonsumsi makanan hangat, yaitu Ronde.

Ternyata budaya etnis Tionghoa telah melekat di Indonesia dari yang kita kira ya. Melihat sederet makanan tersebut, kita tentu makin sadar betapa kayanya budaya etnis dan suku di Indonesia. Budaya tersebut saling melebur, yang kemudian menciptakan identitas khas negri kita tercita, Indonesia.

Baca Juga: Berwajah Lokal, 7 Miss Indonesia Ternyata Keturunan Tionghoa

Artikel ini pertama kali ditulis oleh Gardyges di IDN Times Community dengan judul 5 Makanan Ikonik Indonesia Ini Ternyata Berasal dari Tionghoa Lho

Topic:

  • Martin Tobing

Berita Terkini Lainnya